PUISI

Friday, November 17, 2006

PEMUJA SEX

Badanmu kurus kering
Bak pohon yang tak berair
Pantatmu kempes
Seperti kempesnya busa kasur

Berapa jenis vagina yang pernah engkau masuki
Berbagai jenis buah dada pernah engkau remas
Bermacam-macam pantat pernah engkau jilat
Berapa jenis bibir yang pernah engkau hisap

Sekarang engkau merintih kesakitan
Menjerit-jerit laksana anak tikus yang tertimbun batu
Alat kelaminmu mulai mengecil dan bernanah
HIV kini menjadi teman barumu

Malam-malam engkau lalui dengan penuh tangis
Meratapi nasib yang menimpamu
Orang-orang dekatmu kini mulai menjauh
Engkaupun mulai kehilangan percaya diri

PEMUJA SEX

Badanmu kurus kering
Bak pohon yang tak berair
Pantatmu kempes
Seperti kempesnya busa kasur

Berapa jenis vagina yang pernah engkau masuki
Berbagai jenis buah dada pernah engkau remas
Bermacam-macam pantat pernah engkau jilat
Berapa jenis bibir yang pernah engkau hisap

Sekarang engkau merintih kesakitan
Menjerit-jerit laksana anak tikus yang tertimbun batu
Alat kelaminmu mulai mengecil dan bernanah
HIV kini menjadi teman barumu

Malam-malam engkau lalui dengan penuh tangis
Meratapi nasib yang menimpamu
Orang-orang dekatmu kini mulai menjauh
Engkaupun mulai kehilangan percaya diri

Monday, November 13, 2006

Rupiah

Rupiah …..
Semua orang merindukanmu
Tak ada yang tak suka denganmu
Engkau selalu di idolakan setiap orang
Orang tak bisa hidup tanpamu
Pergi pagi pulang malam
Sikat sana sikat sini
Orang tak peduli salah atau benar
Demi mendapatkanmu
Rupiah…..
Orang saling bunuh, saling menghujat, korupsi dan lainnya
Itu semua karena mu….
Engkau laksana dewa dimata orang yang sudah engkau cuci otaknya
Engkau bak juru selamat atas kemelut dunia yang fana ini
Sampai kapan negeri tercinta ini aman olehmu
Setiap hari orang masuk keluar penjara gara-gara kamu
Tidak seidikit nyawa yang hilang demi memperolehmu
Sungguh…betapa kejinya engkau
Apakah selamanya orang akan bertingkah diluar batas
Ataukah memang ini merupakan sekenario dunia
Kata pasrah mungkin jawaban dari semuanya
Hanya harapan kosong yang bisa kita tunggu.